Pemasukan Peralatan Pabrik, Suku Cadang / Sparepart Ke Kawasan Berikat

Barang modal asal luar daerah pabean (Import) dan barang modal dari KB lain yg dipergunakan di KB diberikan penangguhan BM, pembebasan Cukai, dan tidak dipungut PDRI (pasal 14 ayat 1 (b) PMK 147/PMK.04/2011 ).
Berdasarkan PMK 147/PMK.04/2011 pada bab I (Ketentuan Umun) pasal 1 ayat 10 dijelaskan bahwa Barang Modal adalah barang yang digunakan oleh Penyelenggara Kawasan Berikat, Pengusaha Kawasan Berikat atau PDKB berupa:
  • peralatan untuk pembangunan, perluasan, atau konstruksi Kawasan Berikat;
  • mesin; dan
  • cetakan (moulding),

tidak meliputi bahan dan perkakas untuk pembangunan, perluasan,atau kontruksi Kawasan Berikat serta suku cadang yang dimasukkan tidak bersamaan dengan Barang Modal yang bersangkutan.
jadi, untuk suku cadang atau sparepart yg dimasukan tdk bersamaan dengan barang modal yang bersangkutan, untuk pemasukan ke Kawasan Berikat dipungut BM (Bea Masuk ), Cukai dan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor )

Apabila ingin meminta penanguhan PDRI maka harus Ijin ke DJBC Kanwil terlebih dahulu.

Berikut adalah tatacara untuk meminta Ijin penangguhan PDRI untuk Import Suku cadang / sparepart :

      1. Rekomendasi Kepala KPPBC, yang menjelaskan bahwa :

  • Perusahaan dimaksud tidak sedang dalam proses penanganan perkara pidana kepabeanan dan/atau cukai,
  • Perusahaan dimaksud tidak memiliki tunggakan bea masuk, cukai, dan/atau sanksi administrasi berupa denda yang belum dilunasi, dan
  • Perusahaan dimaksud tidak sedang dalam proses pailit;

      2.  Copy ijin KB dan perubahannya, dan copy API;

      3.  Dokumen pembelian purchase order, invoice / proforma invoice;

      4.  Surat Pernyataan (sesuai lampiran);

      5. Daftar Peralatan Pabrik Yang Akan Dimasukkan (sesuai lampiran).

         Surat Keterangan mengenai :

  • Alasan penambahan dan impor peralatan pabrik (kenapa tidak beli dari lokal),
  • Keterkaitan peralatan pabrik dengan produksi,
  • Kondisi peralatan pabrik sejenis yang telah dimiliki;

      6. Brosur/katalog/foto/gambar peralatan pabrik yang akan dimasukkan;

      7. Layout penempatan peralatan pabrik yang sudah dimiliki dan peralatan pabrik yang akan diimpor;

      8. Estimasi Kebutuhan Suku cadang / sparepart selama 1 Tahun ( sesuai lampiran ).

      9. Dokumen pendukung lainnya yang dianggap perlu.

Semoga Bermanfaat😀

Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: